Jumaat, 28 Jun 2013

menyayang dan melindungi satu- satunya kekasih hatiku. Lambat tapi pasti, merasuk ditengah keraguanku. Aku rasa aku jatuh cinta padamu. Tidak ada yang mampu membuat hati ini tersentuh, kecuali dirimu sayang, karena kamulah bidadari terindah dalam hidupku. Kamu bukanlah yang pertama untukku, tapi kamu yang terakhir bagiku. Jangan biarkan api asmara kita padam oleh tiupan badai cemburu. Kuingin cinta kita seperti bara yang makin benderang oleh hembusan angin. Jika kau pernah rasakan hidup sendiri, tak kan mau lagi kaurasa untuk kedua kali. Karena ketika bersamamu, yang kurasa adalah hidup. Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal. Cintai aku seperti aku mencintai dirimu. Sepenuh hati, tanpa paksaan dan tanpa kecurigaan. Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.
menyayang dan melindungi satu- satunya kekasih hatiku. Lambat tapi pasti, merasuk ditengah keraguanku. Aku rasa aku jatuh cinta padamu. Tidak ada yang mampu membuat hati ini tersentuh, kecuali dirimu sayang, karena kamulah bidadari terindah dalam hidupku. Kamu bukanlah yang pertama untukku, tapi kamu yang terakhir bagiku. Jangan biarkan api asmara kita padam oleh tiupan badai cemburu. Kuingin cinta kita seperti bara yang makin benderang oleh hembusan angin. Jika kau pernah rasakan hidup sendiri, tak kan mau lagi kaurasa untuk kedua kali. Karena ketika bersamamu, yang kurasa adalah hidup. Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal. Cintai aku seperti aku mencintai dirimu. Sepenuh hati, tanpa paksaan dan tanpa kecurigaan. Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.